5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Install Software di Linux

Hi sobat TI.NET apa kabar, udah kira-kira seminggu lebih nih penulis gak update artike di TI.NET ini. Jangan bersedih yah karena penulis sendiri punya kesibukan, kuliah yang paling utama ^_^. Baiklah pada kesempatan kali ini penulis akan berbagi mengenai hal apa saja yang meski dipersiapkan sebelum melakukan installasi sebuah paket software. Mungkin bagi kamu yang udah expert di dunia linux, artikel ini merupakan artikel yang bisa disebut kacangan, tapi bagaimana jika yang baru pengen menggunakan linux sebagai sistem operasi dasar dikomputernya.??? Tentu hal ini sangat dibutuhkan dan harus dipahami bagi para newbie.

Sebelum lebih jauh lagi, mari kita pahami bersama apa itu installasi paket software di linux.??? Installasi merupakan sebuah media atau jalan atau proses memasangkan suatu paket perangkat lunak komputer ke komputer yang dipasang dimana sistem operasi yang digunakan harus mendukung dari paket software yang hendak di install. Paket software, apa itu.??? Kenapa harus disebut paket.??? Baik, software dilinux berbeda dengan software di windows atau mac. Karena linux berbasis free dan open source sehingga setiap source code yang berada didalamnya bersifat bebas dan gratis diperkuanan. Hal tersebut dimanfaatkan pengembang software tertentu untuk membuat software yang ingin ia kembangkan dengan bahan dasar dari software-software yang telah ada. Sebagai contoh, ketika kita hendak menginstall software openssh-server misalnya, maka kita tidak hanya menginstall software itu saja, karena software tersebut dalam strukturnya membutuhkan paket depends seperti libc, libgcc, procps dll.

Setelah kita pahami bersama arti dari installasi sebuah paket software kini tiba saatnya untuk mengetahui hal apa saja yang meski dilakukan sebelum memasang sebuah paket software dilinux. Dan berikut adalah hal-hal tersebut :

  1. Cek jenis repositori yang kamu gunakan apakah menggunakan repositori online atau repositori offline. Jika online maka kamu perlu koneksi internet untuk memasang paket software yang ingin kamu install, sedangkan jika tidak atau sebaliknya kamu perlu DVD repositori untuk menginstall paket software yang kamu perlukan nantinya. Umumnya keterangan atau pengaturan untuk repositori berada dalam file source.list yang berada didirektori /etc/apt/ (contoh untuk debian).
  2. Lakukan update repositori. Hal ini penting dilakukan untuk mendapatkan paket software yang paling up to date.
  3. Mengetahui perintah-perintah install pada distro linux yang digunakan adalah hal yang sangat penting dilakukan dari awal. Tentu setiap distro memiliki perbedaan dalam prosesnya melakukan installasi untuk sebuah paket software, misalkan debian menggunakan apt-get dan aptitude sedangkan redhat menggunakan yum. Penulis tidak akan bahas disini, karena pembahasannya akan bercabang lagi. Cukup mengetahui peristilahannya biar nanti kamu sendiri yang melakukan eksplorasi.
  4. Sumber dari mana software tersebut ada juga perlu kamu ketahui, apakah itu sudah diverifikasi oleh pihak distro atau tidak. Namun biasanya suatu distro linux akan membuat suatu sinergi antara pengembang software dengan distro linux tersebut. Maksudnya pihak pengembang yang membuat software kemudian software tersebut diserahkan ke pihak distro untuk dibundle dan dipublikasikan. Tentu hal tersebut dilakukan demi meningkatkan tingkat keamanan dan efisiensi. Atau ada pula pengembang software yang disebut backports, backports disini diartikan sebagai pihak pengembang software yang tidak menghendaki softwarenya digunakan secara gratis oleh banyak orang. Meskipun linux itu gratis dan open source namun tidak semua linux dan software yang ada didalamnya gratis dan open source pula.
  5. Jenis paket yang hendak diinstall. Ini juga sangat perlu kamu ketahui, mengapa.??? Karena ada beberapa paket software yang dibundle dalam bentuk arsip .tar.gz, tar.bz, tar.bz2 tentu berbeda ekstensi arsip yang digunakan perbeda pula cara untuk meng-ekstraksnya. Atau ada pula paket software yang terbundle dalam ekstensi .bin, .deb, .rpm dll, nah itu sudah berbeda lagi. Mengenai hal tersebut sangat banyak sekali, maka dari itu menambah wawasan dengan cara bereksplorasi adalah jalan yang harus ditempuh untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Sekian dulu dari penulis untuk kesempatan kali ini semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan kita semua. Keep Stay with Linux yah sobat, salam TI.NET ^_^.