C Programming Tutorial 2: Variabel dan Tipe Data

Dalam bahasa pemrograman variabel dapat dikatakan sebagai sebuah wadah penyimpanan yang hanya dapat menampung sebuah nilai baik itu berupa angka ataupun huruf. Dalam setiap bahasa pemrograman, variabel erat kaitanya dengan tipe data yang akan digunakan untuk variabel tersebut. Termasuk dalam bahasa pemrograman C, aturan penulisan variabel dan tipe data adalah tipe data diikuti dengan nama variabelnya. Sebagai contoh lihat kode dibawah ini:

#include <stdio.h>

int main (int argc, char *argv[]){
float phi, luas, keliling;
int r;
phi = 3.14;

printf("Masukan nilai r: ");
scanf("%d", &r);
keliling = 2 * phi * r;
luas = phi * r * r;

printf("Keliling %.2f dan Luasnya %.2f \n", keliling, luas);

return 0;
}

Penjelasan mengenai kode diatas, kita memiliki variabel bernama phi, luas, keliling, dan r masing-masing dengan tipe data yang berbeda. Variabel phi, luas, dan keliling dengan tipe data float (desimal) sedangkan r dengan tipe data integer (bulat). Masih banyak tipe data yang lainnya seperti char, boolean, double dan lain sebagainya. Kamu dapat melihat tipe data yang ada dalam bahasa pemrograman C lengkap dengan penjelasannya pada link berikut ini http://en.wikipedia.org/wiki/C_data_types#Basic_types.

Cukup sederhana bukan untuk variabel dan tipe data, semoga artikelnya dapat dipahami dan dicerna dengan mudah. Mohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyampaian, salam TI.NET ^.^.

C Programming Tutorial 1: Hello World

Hallo sobat TI.NET, apa kabar.??? Pada kesempatan kali ini penulis akan bahas mengenai bahasa pemrograman C atau C Programming. Kenapa Hello World, mungkin ada yang bertanya dan jawabannya adalah setiap awal tutor membahas tentang bahasa pemrograman maka hal pertama yang ia sampaikan adalah Hello World untuk memperkenalkan bahasa pemrograman yang bersangkutan dan ini biasanya dijadikan mula-mula. Tertarik.??? Come on guys 😉

Sedikit gambaran mengenai penulisan bahasa pemrograman C adalah sebagai berikut:

#include <stdio.h>

int main (int argc, char *argv[]){
printf("Hello World.!!! \n");

return 0;
}

Simpan file tersebut dengan nama hello-world.c misalnya, kemudian compile dengan perintah:

$ gcc hello-world.c -o hello-world

Dan jalangkan dengan perintah:

$ ./hello-world
Hello World.!!!

Sekarang penjelasan mengenai kode diatas, #include <stdio.h> merupakan sebuah fungsi standard library atau biasa dikenal sebagai sebuah header dari bahasa pemrograman C dan setiap fungsi standar library memiliki kegunaan yang berbeda antara satu dengan yang lainnya sedangkan fungsi standard library <stdio.h> adalah fungsi yang memungkinkan kita untuk dapat melakukan input dan output (printf dan scanf). Dan untuk fungsi standard library yang lainnya dapat dilihat di website http://en.wikipedia.org/wiki/C_standard_library#Header_files

Berikutnya penjelasan mengenai argc dan argv, argc atau argument count merupakan sebuah argumen untuk menghitung setiap index hasil dari pengolahan dengan bahasa C sedangkan argv atau argument vector merupakan vektor dari setiap argumen tersebut.

Terakhir return 0; dalam setiap bahasa pemrograman ketika sebuah kode telah berhasil dijalankan maka akan mengembalikan nilainya menjadi nol (0) yang menandakan bahwa kode tersebut telah benar-benar sukses dijalankan. Dan dalam bahasa pemrograman C hal tersebut ditandai dengan kode return 0;

Well itu yang dapat penulis sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga bermanfaat dan salam TI.NET ^.^.