Pengantar Octave

Octave pada dasarnya diciptakan bertujuan untuk menjadi kakas pembantu untuk mahasiswa tingkat dasar dalam memecahkan permasalahan di bidang rektor kimia yang ditulis oleh James B. Rawlings dari University of Wisconsin-Madison dan John G. Ekerdt dari University of Texas.

Secara nyata, Octave kini tidak hanya sebatas software pembantu dengan utilitas terbatas hanya untuk mahasiswa kimia saja. Kini dengan menggunakan Octave akan memungkinkan mahasiswa dalam memecahkan masalah secara nyata dan tidak hanya sebatas masalah yang berhubungan dengan reaktor kimia saja. Octave merupakan bahasa pemrograman yang mudah untuk dipelajari dan digunakan, untuk menguasainya hanya diperlukan waktu beberapa jam saja.

Perkembangan Octave adalah pada mulanya digunakan di Jurusan Teknik Kimia dan Matematika Universitas Texas yang dapat menyelesaikan masalah persamaan differensial serta aljabar linear dengan sangat baik. Namun seiring perkembangan teknologi, kini Octave juga dapat digunakan secara online seperti pada Stanford’s online Mechine Learning class yang beralamat di http://ml-class.org.

GNU Octave dan QtOctave merupakan kakas yang digunakan untuk dapat mengolah pemrograman Octave. Sifat dari kakas maupun bahasa yang digunakan adalah gratis serta open source. Penulis mengasumsikan jika pembaca adalah pengguna Linux sehingga pada modul-modul berikutnya (termasuk modul ini) penulis akan membahas penggunaan GNU Octave dan QtOctave di Linux khususnya Debian. Jika pembaca adalah pengguna Windows, maka pembaca dapat mengunduh versi portable dari QtOctave yang bersifat GUI (Graphical User Interface) yang mana antara versi Windows dengan Linux sama saja.

Perlu pembaca ketahui perbedaan antara GNU Octave dan QtOctave adalah GNU Octave merupakan versi CLI (Command Line Interface) dari Octave yang terbatas hanya pada pengolahan data secara manual lewat perintah-perintah yang harus dimasukan dengan mengetikannya. Tentu hal ini menjadi risih untuk menyelesaikan masalah secara cepat dan efisien. Maka dari itu, dibuatlah versi GUI (Graphical User Interface) untuk GNU Octave yang dikenal sebagai QtOctave, dengan kakas ini pembaca dapat memasukan perintah tidak hanya melalui terminal melainkan dapat dengan bantuan pointer pada mouse pula. Pada QtOctave ada sebuah jendela yang disebut editor yang akan membantuk kita dalam mengolah data. Sehingga penulis putuskan untuk kedepannya penggunaan QtOctave adalah sebagai prioritas.

Berikut adalah langkah-langkah pemasangan GNU Octave dan QtOctave:
1.Pastikan komputer Linux yang pembaca gunakan terkoneksi ke internet.
2.Pastikan repositori dari Linux pembaca terupdate.
3.Setelah kedua hal diatas terpenuhi, buka terminal dan masukan perintah installasi dibawah ini:

$ sudo apt-get install octave qtoctave

4.Jika terjadi error file dependence masukan perintah dibawah ini:

$ sudo apt-get -f install

5.Setelah proses installasi selesai, pembaca dapat langsung menjalankan GNU Octave dengan memasukan perintah berikut di terminal:

$ octave

Berikut adalah gambar tampilan yang penulis ambil dari komputer pribadi
GNU Octave

Perlu dicatat bahwa versi dari Octave yang penulis gunakan adalah Octave versi 3.6.2.

Sedangkan untuk QtOctave, pembaca dapat menjalankannya dengan masuk ke Main Menu > Programming > QtOctave.
QtOctave

Berikut adalah tampilan dari QtOctave:
Tampilan QtOctave

Dilihat dari gambar tampilan diatas, terdiri dari beberapa komponen atau jendela utama, diantaranya:

– Command Line, disini pembaca dapat melihat hasil atau nilai dari beberapa variable dan memasukan perintah lainnya.
Command Line QtOctave– Commands’ List, berisi daftar perintah yang telah dilontarkan pada QtOctave atau dapat dikatakan pula sebagai Command’s History.
Command's List– Editor, pada jendela ini pembaca dapat mengolah serta memanipulasi data sesuai dengan keinginan yang mana pada jendela ini juga dilengkapi tombol run yang akan menjalankan script yang berada pada Editor setelah pembaca menyimpannya kedalam file berekstensi *.m.
Editor QtOctave– Navigator, pada jendela ini pembaca dapat melihat root directory atau direktori akar dari file atau folder yang dapat membantu pembaca untuk mempermudah mengingat tata letak sebuah file berada.
Navigator QtOctave– Variables’ List, berisi daftar variabel dari data yang telah dijalankan atau di run baik itu data dari Editor maupun perintah inisialisasi langsung dari Command Line. Untuk membersikan Variables’ List pembaca dapat memasukan perintah clear all di Command Line atau disisipkan di Editor pada awal baris, gunanya adalah ketika pembaca mengeksekusi sebuah script maka secara default tidak akan ada variabel liar yang dapat mengganggu pada data dan manipulasi yang pembaca hendak lakukan.
Variable's ListSebenarnya yang perlu pembaca ketahui bersama adalah ada sebuah software yang memiliki kegunaan dan kemampuan hampir sama dengan Octave yang dikenal dengan MATLAB. Hanya saja yang membedakaan antara keduanya adalah jika Octave gratis dan open source sedangkan MATLAB berbayar. Ditambah lagi, Octave lebih mudah dan kompatibel digunakan pada sistem operasi Linux sedangkan MATLAB pada sistem operasi Windows. Namun tidak menutup kemungkinan keduanya dapat dijalankan pula pada sistem operasi Linux maupun Windows.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *