Konfigurasi SSH Server pada Debian 7 Wheezy

SSH Server atau Secure Shell merupakan sebuah protokol dalam jaringan yang memungkinkan komunikasi antara dua perangkat jaringan yang berbeda untuk melakukan pertukaran data atau hal lainnya secara aman (secure). Basis jaringan dari Secure Shell ini adalah client – server, dimana komputer client dimungkinkan untuk masuk ke dalam shell dari komputer server secara aman. Secara default port yang dibuka untuk sebuah SSH Server adalah port 22, dengan menggunakan port ini komputer client dapat masuk dan mengakses perintah secara leluasa. Sedangkan untuk masuk ke sebuah SSH Server yang terdapat dalam sebuah komputer server kita diperkenankan untuk melakukan autentifikasi berupa user dan password atau dengan menggunakan public key.

Pada kesempatan kali ini penulis akan coba bahas mengenai konfigurasi atau bagamana cara membangun SSH Server yang baik dan benar pada Debian 7 Wheezy, berikut langkah-langkahnya:
Login sebagai super user, lakukan update dan install aplikasi openssh

# apt-get update
# apt-get install openssh-server

Semua file konfigurasi sshd berada pada direktori /apt/ssh/. File sshd_config merupakan file kondifurasi sshd untuk server sedangkan ssh_config untuk client. Pada kesempatan kali ini coba kita batasai untuk sever terlebih dahulu.

Untuk tidak membiarkan super user atau root user dapat masuk langsung ke SSH Server pada komputer client (direkomendasikan) maka edit file sshd_config dan edit pada bagian Authentication:

# Authentication
LoginGraceTime 120
PermitRootLogin no
StrictModes yes

Keluar dari file konfigurasi dan simpan lalu restart SSH Server dengan perintah:

# service ssh restart

Untuk mengakses SSH Server, kita misalkan menggunakan aplikasi PuTTY pada komputer client (Windows), masukan IP Address komputer tujuan yang akan diakses beserta port yang digunakan (default port 22) lalu klik tombol Open. Lihat gambar untuk lebih jelasnya:
putty-login

putty-logged

Akan masuk ke home direktori dari user yang digunakan. Sampai disini SSH Server telah selesai dibangun dan dengan mengunakan normal user tadi kita dapat masuk sebagai root atau super user untuk akses yang lebih leluasa lagi. Sekian, mohon maaf apabila ada ketidakmengertiannya, semoga ilmu ini dapat bermanfaat. Selamat mencoba dan salam TI.NET ^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *