Konfigurasi Network Time Protocol di Debian 7 Wheezy

Network Time Protocol atau biasa disingkat NTP merupakan sebuah protokol yang digunakan untuk melakukan sinkronisasi waktu dari antar komputer dengan sistem komputer yang bisa disesuaikan dengan wilayah atau daerah dimana waktu tersebut diambil (zona waktu / time zone).

Dengan adanya sistem komputer yang mengatur waktu kita dapat jadikan hal tersebut sebagai patokan komputer server kita mengambil waktu secara otomatis dari sistem komputer tersebut secara online dengan demikian kita juga dapat menyebarkannya (sinkronisasi) dengan komputer client. Dengan demikian waktu antara komputer client, server dan waktu dunia (sesuai zona waktu) akan sama.

Pada kesempatan kali ini penulis akan coba membahas mengenai Konfigurasi NTP Server pada Debian 6 Wheezy dimana deskripsinya adalah sebagai berikut: NTP Pool Project merupakan sebuah proyek sinkronisasi waktu dunia, disana terdapat sistem komputer yang dijadikan pusat jam dunia (salah satu) yang memberikan akses untuk setiap komputer. Setelah kita mendapatkan update waktu dari NTP Pool Project yang telah sinkron dengan komputer Server, kemudian dari komputer server tersebut diolah untuk disebarkan kepada setiap komputer client. Untuk lebih jelas kamu harus memahami terlebih dahulu mengenai konsep jaringan lokal yang penulis tulis pada artikel yang berjudul Konfigurasi Client – Server dan Mikrotik (klik).

Berikut konfigurasi NTP Server pada Debian 7 Wheezy:
Install paket ntp dan ntpdate dengan cara:

# apt-get update
# apt-get install ntp ntpdate

File konfigurasi ntp berada pada direktori /etc/ yang bernama ntp.conf, ini merupakan file konfigurasi tunggal. Edit file tersebut dengan perintah:

# nano /etc/ntp.conf

Kita misalkan ambil pool zone dari NTP Pool Project untuk wilayah Indonesia, yakni:

server 0.id.pool.ntp.org
server 1.id.pool.ntp.org
server 2.id.pool.ntp.org
server 3.id.pool.ntp.org

Kode yang harus kita masukan adalah:

# You do need to talk to an NTP server or two (or three).
server 192.168.0.66 // IP Debian Server

# pool.ntp.org maps to about 1000 low-stratum NTP servers. Your server will
# pick a different set every time it starts up. Please consider joining the
# pool: <http://www.pool.ntp.org/join.html>
server 0.id.pool.ntp.org iburst // Pool Zone Indonesia
server 1.id.pool.ntp.org iburst // Pool Zone Indonesia
server 2.id.pool.ntp.org iburst // Pool Zone Indonesia
server 3.id.pool.ntp.org iburst // Pool Zone Indonesia

# Clients from this (example!) subnet have unlimited access, but only if
# cryptographically authenticated.
restrict 192.168.0.0 mask 255.255.255.192 nomodify notrap nopeer // Untuk setiap komputer client

Setelah selesai dengan file ntp.conf, jangan lupa simpan konfigurasi tersebut dengan kombinasi tombol CTRL + X lalu Y dan ENTER.

Restart NTP dengan cara:

# service ntp restart

Test hasil konfigurasi pada Debian Server dengan perintah ntpq -p, lihat hasil dibawah ini:

# ntpq -p


Selesai dengan Debian Server sekarang kita beralih ke Windows Client, asumsikan komputer client menggunakan sistem operasi Windows XP. Pada bagian desktop, terlihat waktu (pojok kanan bawah), klik kanan > Adjust Date/Time > Muncul jendela batu klik tab Internet Time > Pada bagian Server masukan alamat server (192.168.0.66) > Update Now. Akan memakan waktu beberapa saat untuk ketika sinkronisasi. Lihat gambar dibawah ini setelah komputer client berhasil melakukan sinkronisasi waktu dengan komputer server.

ntp-client-windows

Selesai sampai disini, semoga dapat dimengerti dan mudah-mudahan bermanfaat ilmunya mohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam artikelnya. Salam TI.NET ^_^.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *