Simulasi Jaringan dengan Virtualbox

Hi, sobat TI.NET apa kabar.? Sudah lama rasanya penulis tidak menyapa, gimana ada yang kangen.? Hehehehe. Sesuai judul, pada kesempatan kali ini penulis akan berbagi trik melakukan simulasi jaringan atau bisa juga dikatakan miniatur jaringan dengan menggunakan Virtualbox. Lho koq Virtualbox.? Mungkin sebagian diantara kamu ada yang bertanya-tanya seperti itu, lantaran seperti yang diketahui secara umum jika kegunaan vital dari Virtualbox adalah untuk menjalankan sebuah sistem operasi. Berkemabang dari situ, Virtualbox juga dilengkapi dengan kartu jaringan yang dapat kita gunakan sebagai media untuk membangun sebuah jaringan. Kini Virtualbox juga sudah dapat dijalankan di sistem operasi Linux dan Windows, kelebihan Virtualbox dengan software simulasi sejenis yang lainnya yang penulis rasakan adalah dari segi programnya yang ringan, tidak banyak memakan space memori dan prosesor.

Bayangkan kamu memasang lebih dari 2 sistem operasi di Virtualbox, misalnya penulis 4 (CentOS, Debian, RouterOS, dan Windows) dan setiap sistem operasi tersebut saling terhubung, dengan berbekal konsep pembagian IP Address tentu kamu akan mendapatkan tempat kerja virtual untuk sebuah jaringan yang ingin kamu pelajari dan kembangkan. Hemat tempat, bahan dan alat, biaya, waktu dan lainnya tentu akan kamu dapatkan, bagaimana bisa.? Pertama tempat, biasanya praktikan memerlukan ruangan setidaknya 3×3 m2 untuk menyimpan beberapa komputer untuk simulasi jaringan, sedangkan dengan Virtualbox.? Kamu tentu tahu sendiri jawabannya. Kedua bahan dan alat, kamu tidak perlu memberli yang namanya kabel LAN beserta konektornya, HUB, pemasangan jaringan dll, karena pengaturan untuk media koneksi sudah dapat kamu dapatkan dalam Virtualbox ini, dan yang perlu kamu lakukan adalah pengaturan IP Address yang sesuai untuk dapat menghubungkan antar komputer. Ketiga biaya, Virtualbox gratis sobat TI.NET.

Mungkin hanya itu konsep yang dapat penulis berikan pada kesempatan kali ini. Kesimpulannya, dengan menggunakan Virtualbox kita dapat membuat labolatorium jaringan sendiri yang bisa gunakan untuk belajar, uji coba pengaturan antar server-client, dan berbagai simulasi jaringan lainnya. Bocoran untuk artikel berikutnya sudah penulis tulis di bagian sistem operasi yang penulis pasang di Virtualbox (CentOS, Debian, Windows, dan RouterOS) yang penulis gunakan untuk melakukan simulasi jaringan. Sekian, terima kasih dan mohon maaf apabila terdapat kesalahan atas apa yang penulis tuturkan. Salam TI.NET ^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *