Setting IP Address di Debian 7 Wheezy

Setting IP Address di Debian 7 Wheezy

Seperti yang telah penulis bilang sebelumnya pada artikel yang berjudul Setting IP Address di Windows, jika setiap komputer yang ingin dihubungkan ke sebuah jaringan, diperlukan adanya pengaturan atau setting ulang IP Address pada komputer tersebut. Berbeda dengan setting IP Address di windwos, kali ini penulis akan membahas tentang bagaimana melakukan setting IP Address di Debian 7 Wheezy

Sebenarnya setting IP Address antara Debian 7 Wheezy dengan versi Debian yang lebih lama itu sama saja. Diperlukan beberapa script yang dapat dibaca sebagai sebuah perintah untuk kemudian dijalankan dan tentunya script tersebut berhubungan dengan IP Address atau alamat komputer. Tanpa panjang lebar lagi, berikut ini adalah langkah-langkah yang meski kamu ikuti untuk melakukan setting IP Address di Debian 7 Wheezy:

  1. Jika sebelumnya kondisi ethernet dalam keadaan on, saran dari penulis matikan terlebih dahulu dengan memasukan perintah dibawah ini (eth0 adalah ethernet yang penulis gunakan).
    # ifdown eth0
  2. Lakukan pengeditan untuk file interfaces yang berada di direktori /etc/network dengan memasukan perintah dibawah ini
    # nano /etc/network/interfaces
  3. Kemudian ubah script yang ada hingga tampak seperti dibawah ini
    # This file describes the network interfaces available on your system
    # and how to activate them. For more information, see interfaces(5).
    
    # The loopback network interface
    auto lo
    iface lo inet loopback
    
    # The primary network interface
    allow-hotplug eth0
    iface eth0 inet static
          address 192.168.3.1
          netmask 255.255.255.0
          network 192.168.3.0
          broadcast 192.168.3.255
          gateway 192.168.3.2
  4. Setelah selesai dengan script diatas, simpan konfigurasi dengan memasukan kombinasi tombol CTRL + X kemudian Y dan tekan tombol ENTER.
  5. Restart konfigurasi IP Address yang sudah kamu lakukan dengan memasukan perintah dibawah ini.
    # /etc/init.d/networking restart
  6. Setelah direstart dan tidak ada hambatan, lakukan pengaktifkan untuk eth0 yang digunakan yakni dengan memasukan perintah dibawah ini.
    # ifup eth0
  7. Setelah eth0 diaktifkan, kini coba masukan perintah yang dapat menampilkan semua konfigurasi mengenai IP Address dan berikut ini adalah tampilan yang benar.
    root@sandimulyadi:~# ifconfig
    eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 08:00:27:79:a7:cb
              inet addr:192.168.3.1  Bcast:192.168.3.255  Mask:255.255.255.0
              inet6 addr: fe80::a00:27ff:fe79:a7cb/64 Scope:Link
              UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
              RX packets:232 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
              TX packets:203 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
              collisions:0 txqueuelen:1000
              RX bytes:30569 (29.8 KiB)  TX bytes:50544 (49.3 KiB) 
    
    lo        Link encap:Local Loopback
              inet addr:127.0.0.1  Mask:255.0.0.0
              inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
              UP LOOPBACK RUNNING  MTU:16436  Metric:1
              RX packets:45 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
              TX packets:45 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
              collisions:0 txqueuelen:0
              RX bytes:4340 (4.2 KiB)  TX bytes:4340 (4.2 KiB)
  8. Setelah semua langkah diatas kamu ikuti, sekarang tibalah saatnya untuk melakukan uji koneksi dengan memasukan perintah ping ke IP Address komputer tujuan.
    root@sandimulyadi:~# ping 192.168.3.2 -c 4
    PING 192.168.3.2 (192.168.3.2) 56(84) bytes of data.
    64 bytes from 192.168.3.2: icmp_req=1 ttl=128 time=1.91 ms
    64 bytes from 192.168.3.2: icmp_req=2 ttl=128 time=1.61 ms
    64 bytes from 192.168.3.2: icmp_req=3 ttl=128 time=1.66 ms
    64 bytes from 192.168.3.2: icmp_req=4 ttl=128 time=1.62 ms
    
    --- 192.168.3.2 ping statistics ---
    4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 3005ms
    rtt min/avg/max/mdev = 1.616/1.704/1.913/0.125 ms

Jika hasil yang kamu dapatkan sama dengan yang penulis contohkan diatas itu tandanya konfigurasi yang kamu lakukan memang sudah benar. Jikapun tidak, coba lakukan konfigurasi dari awal dan ikuti langkah-langkahnya dengan cermat dan teliti. Selamat mencoba dan semoga berhasil. Salam TI.NET ^_^

One thought on “Setting IP Address di Debian 7 Wheezy

  1. Pingback: Setting IP Address Aliases di Debian 7 Wheezy | Teknik Informatika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *